Penyakit Radang Panggul Pada Wanita | jamu hembing

Penyakit Radang Panggul Pada Wanita

March 19th, 2012 0 Comments

Mengenal Radang Panggul

Penyakit Radang Panggul (Salpingitis, PID, Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim).
Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif.
Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD.

Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba.
Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis.

Penyebab Penyakit Radang Panggul

Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii.
90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia, gonore, mikoplasma, stafilokokus, streptokokus).

Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama, setelah menopause maupun selama kehamilan.
Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual, tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD, persalinan, keguguran, aborsi dan biopsi endometrium).

Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah:
Aktinomikosis (infeksi bakteri)
Skistosomiasis (infeksi parasit)
Tuberkulosis.
Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus.

Faktor resiko terjadinya PID:
Aktivitas seksual pada masa remaja
Berganti-ganti pasangan seksual
Pernah menderita PID
Pernah menderita penyakit menular seksual
Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang.

Gejala radang Panggul

Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi.
Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah.

Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun, perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan.
Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya, menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun.

Di dalam tuba, ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah).
Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul, gejalanya segera memburuk dan penderita bisa mengalami syok.
Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis.

Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:
Keluar cairan dari vagina dengan warna, konsistensi dan bau yang abnormal
Demam
Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam
Kram karena menstruasi
Nyeri ketika melakukan hubungan seksual
Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual
Nyeri punggung bagian bawah
Kelelahan
Nafsu makan berkurang
Sering berkemih
Nyeri ketika berkemih.

Pantangan Penderita Radang Panggul

Pantangan:

Alkohol dan soft drink
Melinjo dan emping
Kacang-kacangan
Jamur, bayam matang, dan sawi
Daging kambing
Jeroan dan gajih (lemak)
Kerang-kerangan
Bebek dan kalkun
Salmon, mackerel, sarden, kepiting, udang, dan beberapa ikan lainnya
Krim dan Es krim

 

 Pengobatan Radang Panggul

Obat Radang Sendi

 

 

 

 

Sign up Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

   

No Comment to “Penyakit Radang Panggul Pada Wanita”

  1. Comments are closed.

Kontak Kami:

 

T-Sel : 081372870086

XL : 087848145600

WA : 081372870086

Bbm : 7DD7EF1A

Caranya Transfer Ke:

BCA: 8930356019

BNI: 0618520203

BRI: 6790012349530

MANDIRI:1800001211392

NAMA: ASEP KUSWANDI

MANDIRI:1390010125510

NAMA: AWAN UKAYA