Penyakit Stenosis Katup Aorta (Aortic Stenosis) | jamu hembing

Penyakit Stenosis Katup Aorta (Aortic Stenosis)

July 5th, 2012 0 Comments

Pengertian Stenosis Katup Aorta (Aortic Stenosis)

Stenosis Katup Aorta (Aortic Stenosis) adalah penyempitan pada lubang katup aorta, yang menyebabkan meningkatnya tahanan terhadap aliran darah dari ventrikel kiri ke aorta.

Penyebab Stenosis Katup Aorta (Aortic Stenosis)

Stenosis katup aorta merupakan penyakit utama pada orang tua, yang merupakan akibat dari pembentukan jaringan parut dan penimbunan kalsium di dalam daun katup.
Stenosis katup aorta seperti ini timbul setelah usia 60 tahun, tetapi biasanya gejalanya baru muncul setelah usia 70-80 tahun.

Stenosis katup aorta juga bisa disebabkan oleh demam rematik pada masa kanak-kanak.
Pada keadaan ini biasanya disertai dengan kelainan pada katup mitral baik berupa stenosis, regurgitasi maupun keduanya.

Pada orang yang lebih muda, penyebab yang paling sering adalah kelainan bawaan.
Pada masa bayi, katup aorta yang menyempit mungkin tidak menyebabkan masalah, masalah baru muncul pada masa pertumbuhan anak. Ukuran katup tidak berubah, sementara jantung melebar dan mencoba untuk memompa sejumlah besar darah melalui katup yang kecil.

Katup mungkin hanya memiliki dua daun yang seharusnya tiga, atau memiliki bentuk abnormal seperti corong.
Lama-lama, lubang/pembukaan katup tersebut, sering menjadi kaku dan menyempit karena terkumpulnya endapan kalsium.

Gejala Manderita Stenosis Katup Aorta (Aortic Stenosis)

Dinding ventrikel kiri menebal karena ventrikel berusaha memompa sejumlah darah melalui katup aorta yang sempit.

Otot jantung yang membesar membutuhkan lebih banyak darah dari arteri koroner. Persediaan darah yang tidak mencukupi akhirnya akan menyebabkan terjadinya nyeri dada (angina) pada waktu penderita melakukan aktivitas.

Berkurangnya aliran darah juga dapat merusak otot jantung, sehingga curah jantung tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh.
Gagal jantung yang terjadi menyebabkan kelemahan dan sesak nafas ketika melakukan aktivitas.

Penderita stenosis katup aorta yang berat bisa mengalami pingsan ketika melakukan aktivitas, karena katup yang sempit menghalangi ventrikel untuk memompa cukup darah ke arteri di otot, yang telah melebar untuk menerima darah yang kaya akan oksigen.

 

 

Pantangan Penderita Stenosis Katup Aorta (Aortic Stenosis)

Pada intinya Penyakit ini merupakan Permasalahan Peredaran darah,jadi untuk pantangannya sama halnya dengan pantangan Penderita penyakit Stroke yaitu:

Hindari Makananan yang berkolesterol tinggi seperti daging kambing,babi,kuah bersantan dan juga minuman serta makanan yang di dinginkan atau diawetkan.

 

 

Sign up Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

   

No Comment to “Penyakit Stenosis Katup Aorta (Aortic Stenosis)”

  1. Comments are closed.

Kontak Kami:

 

T-Sel : 081372870086

XL : 087848145600

WA : 081372870086

Bbm : 7DD7EF1A

Caranya Transfer Ke:

BCA: 8930356019

BNI: 0618520203

BRI: 6790012349530

MANDIRI:1800001211392

NAMA: ASEP KUSWANDI

MANDIRI:1390010125510

NAMA: AWAN UKAYA